Kitchenset Anti Rayap Serta Solusinya

Ada dua hal yang menjadi latar belakang kenapa Anda membaca tulisan ini. Pertama, Anda ingin memiliki kitchenset anti rayap. Kedua, Anda sudah memiliki kitchenset tetapi mudah sekali dimakan rayap? Betul? Dari dua latar belakang tersebut kami akan memberikan ulasannya. Bagaimana Anda bisa memilih material anti rayap sebelum terlambat sekaligus solusi atas kitchenset yang sudah terbeli dan ternyata mudah dimakan rayap. Pilihan Material Kitchenset Anti Rayap

Ada 3 macam material kitchenset anti rayap yang umum digunakan dan betul-betul Anda perhatikan.

• Kayu Solid

Kami sangat menyarankan Anda untuk memilih kayu solid seperti kayu jati, rosewood India, dan Melia untuk bahan pembuatan kabinet dapur. Material ini bersifat aman, tidak beracun, ramah lingkungan, dan dapat diperbaharui. Bukannya kayu sahabatnya rayap? Nah, agar lebih efektif, Anda bisa mengawetkannya terlebih dahulu sebelum dibuat kabinet. Prosesnya dengan cara memberi pelapis, cat, dan juga plitur. Fungsi dari cat dan plitur sendiri adalah untuk mencegah datangnya rayap sekaligus mempercantik tampilan. Karena, serangga seperti ini tidak akan doyan dengan cat. Daripada langsung Anda bentuk menjadi kabinet, bukankah lebih baik diawetkan terlebih dahulu? Jangan sampai merasakan kerugian yang lebih besar daripada manfaat atas kayu solid tersebut.

• PVC Board

Material PVC berupa lembaran plastik yang anti korosi dan mudah dirawat. Jika dibanding kayu solid, PVC board unggul dari segi harga, yaitu harganya lebih terjangkau. Bagaimana dengan kualitasnya? Anda tidak perlu meragukan kualitasnya, karena PVC dijamin anti rayap. Hanya, memang ketersedian pola dan warna PVC terbatas. Jadi, jika Anda ingin kitchenset anti rayap yang dimiliki lebih estetik, berarti harus menyesuaikan dengan ketersediaan material PVC.

• Aluminium

Logam silver satu ini menjadi andalan bagi ibu rumah tangga untuk menghadirkan kitchenset anti rayap di rumahnya. Aluminium memiliki banyak keunggulan dibanding dua material sebelumnya. Diantaranya adalah sebagai berikut:
• Aluminium tidak bisa digigit oleh tikus bahkan rayap.
• Aluminium bersifat keras dan kuat.
• Aluminium cocok dipasang di semua suhu, baik suhu udara panas atau suhu udara dingin.
• Aluminium tahan terhadap zat asam dan zat garam, sehingga akan lebih kuat dan tahan lama.
• Aluminium minim pori-pori, sehingga area dapur akan mudah dibersihkan.
• Lembaran aluminium bisa menahan beban sampai 50 kg, sehingga minim retak dan patah.
• Aluminium tahan karat.
• Aluminium tidak mudah terkena jamur dan lapuk.

Meskipun aluminium juga tahan karat, tetapi tetap bisa karatan sewaktu-waktu jika Anda tidak rajin membersihkannya. Sudah ada kemudahan untuk membersihkan, jangan sampai menyia-nyiakan. Maka tak heran, banyak ibu rumah tangga menjatuhkan pilihannya pada material ini. Dari segi estetikanya juga masih dapat. Itulah gambaran singkat mengenai material yang cocok untuk kitchenset anti rayap. Walaupun di pasaran juga menyediakan jenis serupa, tetapi bisa saja kualitasnya KW. Jadi, Anda juga harus pandai dalam memilih apakah memang kualitasnya betul-betul bagus atau abal-abal. Muncul permasalahan kedua, bagaimana jika sudah terlanjur membeli kitchenset atau sudah terlanjur membeli kitchenset dengan klaim kitchenset anti rayap tetapi nyatanya tidak tahan lama akibat serangan koloni rayap? Untuk menyelesaikan permasalahan ini, Anda harus mengetahui terlebih dahulu apa penyebabnya. Apa yang Menyebabkan Kitchenset Mudah Terkena Rayap? Satu hal yang paling mudah dideteksi kenapa kitchenset terkena rayap adalah karena material yang digunakan berbahan kayu. Kayu adalah makanan alami yang disukai oleh rayap. Ya, benar jika Anda tidak memberikan perawatan lebih sebelum membentuknya. Maka dari itu, jika Anda ingin menggunakan kitchensetanti rayap berbahan dasar kayu, harus diberi perawatan terlebih dahulu. Anda bisa memberi pelapis yang bisa menangkal munculnya rayap.

Penyebab selanjutnya adalah karena dapur banyak membutuhkan air. Sementara, air itu memicu kelembaban. Rayap akan nyaman tinggal di area lembab. Apalagi jika musim hujan datang, tempat lembab menjadi favoritnya koloni rayap.
Hal lain yang tidak boleh diabaikan adalah kebersihan. Anda banyak melakukan aktivitas memasak di dapur. Bisa diartikan bahwa aktivitas memasak Anda tinggi. Aktivitas memasak yang tinggi, riskan akan munculnya perkembangbiakan rayap. Sehingga, kebersihan harus selalu dijaga. Tidak ingin bukan rayap menciptakan terowongan dan tinggal lebih lama lagi bersama komunitasnya?

Solusi Menghilangkan Rayap yang Sudah Terlanjur Menggerogoti Kabinet
Ada 3 solusi yang akan kami tawarkan jika kitchenset Anda sudah terlanjur digerogoti rayap.

• Beli Obat Anti Rayap
Ya, walaupun obat ini tidak membasmi rayap secara permanen, karena hanya bertahan kurang dari 1 tahun. Tetapi, obat ini bisa mencegah rayap merajalela. Anda tahu bahwa perkembangbiakan rayap itu sangat cepat. Dan menjadi tantangan juga secepat apa sih Anda membasminya? Cara sederhana selain membeli obat adalah dengan mengobati (mengoleskan) kitchenset menggunakan solar, oli, air cucian beras, dan kapur barus.

• Renovasi Kitchenset

Alternatif lain adalah dengan merenovasinya. Namun, sebelum proses renovasi berlangsung, perkirakan terlebih dahulu kira-kira biayanya berapa. Jika memang bisa lebih murah daripada membuat baru, renovasi lah agar efisiensi anggaran. Anda bisa mengecat ulang dengan cat duco pada kabinet yang sudah terlanjur terserang rayap. Selain cat duco bisa membuat rayap semakin jauh, juga bisa mempercantik kembali tampilan dapurnya.

• Membuat Kitchenset Anti Rayap Baru

Proses membuat kitchenset anti rayap baru menjadi solusi terakhir. Pastinya dengan tetap memperhatikan pemilihan kualitas material yang digunakan, dan lain-lain.

Hal-hal lain tersebut seperti:

Anda tidak boleh hanya mengandalkan material berkualitas bagus, namun salah dalam penanganannya. Bahkan, ada material yang memang anti rayap, anti air, anti karat saja atau mengandung ketiganya kan? Pilihlah yang memang sesuai dengan kebutuhan. Ketika membuat kitchenset baru, pastikan juga desainnya mendapat akses cahaya dan udara secara optimal. Dapur yang dilengkapi akses cahaya dan udara secara optimal akan terhindar dari kelembaban, berkembangnya jamur, hingga rayap. Di siang hari pun, dapur yang memiliki banyak jendela akan mendapat cahaya matahari sebagai pencahayaan yang optimal dan hemat energi. Secara, dapur yang baik juga harus disertai dengan pencahayaan yang baik. Dengan begitu, kitchenset Anda tidak akan mudah lapuk dan keropos akibat lembabnya suhu ruangan dan gelapnya pencahayaan. Awet dan tahan lama, bukan?

Kasus lainnya terkadang muncul dari kerusakan pipa. Setiap dapur pasti ada saluran air untuk memasak dan mencuci piring. Jika salurannya bocor, Anda juga harus segera memperbaikinya. Tetesan-tetesan air semakin lama semakin menambah permasalahan kelembaban yang kian memburuk. Yang kemudian akan mengundang koloni rayap membuat sarang di kitchenset Anda.

Terakhir, bisa dengan sedikit menjauhkan area tanah (taman) dengan area dapur. Dapur yang berdekatan dengan lingkungan tanah subur, akan semakin lembab.