Walk in Closet Serta Fungsinya

Melansir dari New York Times, istilah walk in closet berasal dari sebuah bangunan pertama atau Apartemen Dakota yang dirancang khusus untuk orang kaya sebagai tempat tinggal eksklusif dan bergengsi di Manhattan, Amerika Serikat.

Meskipun jika dibandingkan dengan standar saat ini, closet di gedung Dakota tersebut dinilai kecil, tetapi itulah awal dari adanya lemari built-in yang menjadi andalan banyak orang kaya, termasuk Anda. Mulai berkembang lagi bangunan 740 Park Avenue dengan outlet dan rak sepatu built-in yang lebih besar lagi. Dan akhirnya, sampailah closet tersebut hadir mengisi ruangan khusus di rumah Anda dengan lebar sekaligus desain yang bisa disesuaikan sesuai keinginan.
Apa Itu Walk in Closet? Secara definisi, arti walk in closet adalah sebuah ruangan yang dibangun di dekat kamar tidur untuk menyimpan pakaian dan aksesoris seseorang. Seperti untuk menyimpan pakaian, dasi, sepatu, perhiasan, topi, ikat pinggang, dan lainnya.

Ketika Anda masuk ke ruangan tersebut, secara tidak langsung seolah-olah Anda sedang masuk ke dalam lemari. Ya, karena memang ruangan ini didesain dengan sekumpulan lemari yang membentuk ruang tersendiri. Untuk peletakannya, ada dua yang menjadi favorit. Pertama, closet diletakkan di kamar tidur. Kedua, closet diletakkan di antara kamar mandi dan kamar tidur.

Fungsi Walk in Closet
Fungsi utama dari closet ini adalah untuk menyimpan koleksi pakaian dan aksesoris dalam satu area. Tahu sendiri, koleksi kaum hawa itu banyak. Sehingga, agar ruangan terlihat rapi, maka dibuatlah sebuah closet tersendiri.
Di samping itu, ruangan ini juga memiliki fungsi turunan, yaitu sebagai ruang privasi untuk berganti pakaian dan merias diri. Kaum hawa akan semakin mudah dalam memilih pakaian sekaligus aksesoris yang akan digunakan ketika ingin bertemu dengan orang spesial.

Begitupun kaum hawa akan semakin mudah merias diri dengan tampilan yang pas dan enak dilihat. Karena, closet juga didesain dengan menambahkan cermin, meja, hingga kursi rias. Sehingga, keberadaan ruangan ini bisa menunjang tampilan seseorang sebaik mungkin untuk menghargai dirinya sendiri dan orang lain yang akan ditemuinya.

Manfaat Menggunakan Walk in Closet
Meskipun biayanya lumayan mahal, tetapi ketika melihat dari fungsinya di atas, closet ini worth it. Anda bisa menginvestasikan uang untuk membangun ruangan yang multifungsi dan mendesainnya dengan desain interior yang menarik.
Agar lebih jelas, cek yuk beberapa poin manfaat adanya walk in closet di dalam rumah.

• Memiliki Nilai Fungsionalitas
Seperti sebuah keajaiban, ketika Anda mendesain walk in closet, seolah-olah ruangan Anda menjadi multifungsi. Bisa untuk lemari pakaian, bisa untuk menyimpan aksesoris, bisa untuk menyimpan perlengkapan lain, bahkan sekadar menciptakan keindahan dan kenyamanan ruang untuk kehidupan secara umum. Anda bisa mendesain closet dengan rak dan laci sesuai kebutuhan. Mau sedikit, mau banyak, bebas. Pun Anda bisa turut menambahkan bangku lipat, tempat setrikaan, atau lainnya sesuai kebutuhan.

• Tempat Bagus Untuk Merawat Pakaian

Kaum hawa hobi belanja pakaian? Sudah pasti. Mungkin hampir semua kaum hawa menginvestasikan pendapatannya dengan hobi belanja pakaian. Nah, agar pakaian Anda tidak mudah terkena jamur dan lembab saat disimpan di lemari yang ukurannya sempit, lebih baik, bangun banyak lemari seperti ini untuk menyimpannya. Karena, ruangan ini akan memberikan banyak ventilasi udara yang bisa membantu menjaga pakaian Anda tetap prima terhadap perlindungan jamur dan kelembaban udara. Apalagi jika lemari Anda jaraknya sangat berdekatan dengan kamar mandi, itu akan riskan lembab dan terkena jamur.

• Menjadikan Ruang Lebih Efisien

Pembuatan walk in seperti ini tidak terpaut pada bentuk persegi panjang, layaknya lemari standar pada umumnya. Anda bahkan bisa memanfaatkan area di bawah tangga untuk dipasang laci atau sekat-sekat tertentu sesuai kebutuhan.

• Bisa Menambah Nilai Rumah

Permintaan lemari yang disusun rapi ini, semakin hari semakin banyak. Ini bisa menjadi ide bagus jika Anda ingin menyewakan atau menjual rumah. Renovasi lah sebelum sewa menyewa atau jual beli tersebut dilakukan. Karena, banyak yang menganggap keberadaan closet ini sangat penting sebagai layanan tambahan. Sehingga, hal itu akan akan menambah nilai jual atau sewa rumah tersebut.

• Biaya Renovasi atau Pembuatannya Murah
Siapa sangka, dibalik closet yang bisa menambah harga jual atau sewa, justru biaya yang dikeluarkan untuk renovasi atau membuatnya justru semakin murah. Apalagi jika Anda merancangnya dengan ukuran yang besar. Walk in closet, tidak selalu memerlukan pintu layaknya lemari pakaian standar pada umumnya. Nah, inilah yang bisa menghemat biaya tersebut.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Membangun Walk in Closet
Efektivitas pembangunan lemari berususn ini harus disertai dengan pertimbangan yang matang. Berikut beberapa pertimbangan yang mesti Anda perhatikan.

• Seberapa Luas Ukuran yang Digunakan
Area closet identik dengan area luas. Sehingga, mau tidak mau Anda juga harus mendedikasikan suatu ruangan luas jika ingin memilikinya. Jika ruangannya kurang luas bagaimana? Jika ruangan Anda kurang luas, Anda lebih cocok menggunakan wardrobe atau lemari tanam yang lebih hemat tempat. Tetapi tidak ada salahnya juga jika Anda ingin menggunakan sejarah walk in closet ini sebagai acuannya. Seperti pada penjelasan di awal artikel ini, closet zaman dahulu memiliki ukuran lebih kecil jika dibanding dengan model sekarang.

• Seberapa Banyak Barang yang Akan Disimpan

Anda bisa membuat daftar barang apa saja yang akan disimpan di dalamnya. Tujuannya, agar Anda bisa memilih furnitur apa saja yang diperlukan, berapa banyak lemari yang dibutuhkan, berapa banyak laci tambahan, dan lainnya. Banyak sedikitnya barang akan berpengaruh pada besar kecilnya lemari. Semakin banyak barang yang disimpan, semakin banyak pula media yang digunakan untuk menyimpan.

• Perhatikan Pembuatan Desainnya

Ruangan ini harus tetap mengutamakan keindahan. Jadi, buatlah desain yang indah di samping desain yang multifungsi, khususnya untuk lemari sebagai media utama. Apakah lemari perlu menggunakan pintu terbuka atau tertutup, apakah lemari perlu menggunakan pintu yang terbuat dari kaca atau kayu, dan apakah pintu perlu dibuka dengan cara digeser atau buka tutup biasa.

• Perhatikan Tata Letak Furnitur Tambahan

Closet ini tidak hanya berisi lemari, melainkan bisa juga berisi furnitur lain seperti meja rias, kursi rias, sofa, gantungan baju, dan lainnya. Perhatikan tata letaknya agar tetap terlihat rapi dan terorganisir. Dengan begitu, aktivitas Anda di ruangan tersebut juga tidak akan terganggu karena menumpuknya ketidakserasian tata letak furnitur tambahan.

• Perindah Dengan Detail

Bagian terakhir inilah yang benar-benar menjadi penunjang keindahan dan kenyamanan walk in closet. Ya, Anda harus menambahkan detail, agar di dalamnya semakin terasa mewah dan elegan.